Apa itu : Hardbrick / Bricked / Softbrick pada Android ?

Ketika seorang pemilik smartphone Android sudah tidak dapat digunakan, mereka sering menyebutnya sebagai "BRICK" atau dengan kata lain "BATA/BATU". Sama seperti batu bata tidak ada apa pun kecuali benda keras yang digunakan untuk kuli bangunan, Smartphone juga akan menjadi batu bata yang tidak berguna loh sobat. Ada banyak kesalah pahaman tentang apa itu Hardbrick. Smartphone android yang tidak dapat dibetulkan, bukan berarti hardbrick.
Penjelasan tentang bricked

Pada artikel ini, rifka akan membahas semua detil tentang apa itu hardbrick dan apa yang dapat Anda lakukan untuk menghindari dari kecelakaan hardbrick tersebut.

Apa itu 'Hardbrick' ?
Seperti yang disebutkan sebelumnya, bricking menandakan bahwa perangkat telah berubah menjadi batu bata. Smartphone Android mungkin bernilai jutaan tetapi sekarang sudah tidak dapat digunakan kembali, layaknya batu bata. Dan disinilah hardbrick itu digunakan dalam bahasa Smartphone Android.
Contoh Kejadian Bricked

Smartphone Android yang telah terkena Brick tidak dapat diperbaiki menggunakan metode biasa/normal. Jika seseorang mengatakan bahwa Android mereka di hack/dibobol tetapi Anda pasti dapat memperbaikinya melalui setelan pabrik, itu berarti Android tidak Brick. Ada banyak kesalah pahaman diantara orang-orang yang menyebut Android sudah Brick dalam konteks yang berbeda, jadi pastikan Anda mengeceknya kembali.

Apa itu 'Softbrick' ?
Untuk softbrick ada sedikit perbedaan dan cara mengatasi hal tersebut, dalam softbrick, kerusakan hanya dialami dari software system android, dalam hal lain seperti gagal booting atau sering disebut bootloop dan masih banyak contoh dalam softbrick, intinya kerusakan yang tidak begitu parah dan dapat diatasi.

Bagaimana cara Android menjadi 'Bricked'?
Android tidak dapat dibrick secara acak atau tiba-tiba. Mereka brick ketika firmware atau sistem androidnya ditimpa.

Misalnya, Anda memiliki Samsung J7, Smartphone Android, Smartwatch, atau apapun yang memiliki Firmware. Anda melihat pemberitahuan bahwa firmware yang diperbarui tersedia untuk Android/dll sehingga Anda mulai mendownload update firmware.
Recovery Untuk Softbrick

Jika selama update firmware, Android Anda mati karena baterai lemah atau anda mematikannya dengan sengaja, atau ada pemadaman listri dan Android kalian akan terjadi Brick. Jika firmware setengan ditulis dan dalam operasi terganggu, Anda tidak akan lagi dapat menggunakan smartphone, berbeda dengan samsung, melalui aplikasi Odin, jika proses penulisan firmwarenya tidak selesai, maka Androidnya akan meminta update firmware secara benar dan full.

Inilah alasan mengapa semua produsen memberikan peringatan "Jangan matikan data/ DO NOT Turn off power" ketika proses flashing firmware berjalan.

Ini tidak termasuk kasus dari tingkat perangkat lunak yang lebih tinggi. Misalnya, jika Anda memperbarui Windows dan Listrik mati. Anda masih dapat menggunakan kembali komputer Anda setelah menginstalnya kembali. Namun, jika Anda kehilangan listik/daya ketika BIOS Anda sedang diupdate/perbarui, kemungkinan bahwa PC Anda akan menjadi Brick dan Anda tidak akan dapat menggunakannya kembali.

Apa yang harus dilakukan jika Android Anda Bricked ?
Ada beberapa langkah yang Anda ambil dengan harapan memperbaiki Android Anda dan menghidupkannya kembali. Proses ini tidak menjamin Android akan hidup. Tapi Anda masih bisa mencobanya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tidak mungkin untuk memperbaiki Android jika sudah Bricked. Namun, saat ini banyak Android termasuk metode failsafe yang memungkinkan Android bisa dipulihkan. Metode pemulihan ini termasuk dalam BIOS, jika Android ada dalam mode DFU, dll.

Jika Anda memperbarui firmware pada Android dan Ponsel Anda menjadi Bricked dengan sendirinya, itu berarti kesalahan dari pabrik. Anda dapat menghubungi service center dan bawalah kartu garansi jika itu masih bergaransi.
Anda juga dapat mencoba opsi lanjutan dengan membawa Android Anda ke ahlinya seperti konter besar. Seperti menggunakan alat JTAG ke papan sirkuit dan menggunakan kabel dan menyoldernya.

Berlangganan via email

Suka dengan artikel di atas? Biar selalu update, yuk berlangganan biar terus update.

0 Response to "Apa itu : Hardbrick / Bricked / Softbrick pada Android ?"

Post a Comment

KLIK (x) Untuk Menutup

Welcome

On RifkaDroid

!Do With You Own Risk!

×
Back To Top